Q pikir tahun kemarin
adalah mimpi burukku yang terakhir.
Ternyata hari ini
terulang kembali. Disaat orang-orang terdekatku melupakan hari yang seharusnya
membahagiakan bagiku.
Hari kelahiranku yang
dinantikan. Mungkin aku salah,aku terlalu berharap banyak mereka akan
mengingatku. Meskipun aku selalu mengingat hari ulang tahun mereka, aku selalu
mencoba mengingatnya dihari2 sebelumnya,karna aku takut dihari bahagia mereka
aku melupakannya,aku takut membuat sahabatku bersedih.
Aku takut mereka
kecewa, dan karna aku pernah merasakkannya,itu sgt menyecewakan. Aku tk pernah
ingin merasakannya lagi. Tp ternyata mereka tidak berfikir demikian padaku.
Bahkan tidak ada yg mengucapkannya kepadaku. Hingga detik ini pukul 10.00 wib.
Ya allah, apa aku
terlalu berharap terlalu banyak untuk itu. Apa aku harus mencoba kuat seperti
biasanya? Aku pun tak ingin mengingat yg dulu, tp semua orang seolah
mengingatkanku kembali. Aku ingin berpikir positif pd teman2ku. Tp kenyataannya
mereka benar2 lupa dan itu menyakitkan untukku Tuhan.
Atau mungkin q lebih
baik tidak pernah tau kapan aku dilahirkan? Jika seperti ini aku selalu
bersedih dan menangis.
Aku seperti tak
memiliki sahabat ataupun teman dekat.
Mereka hanya
mendekatiku ketika mereka butuh aku. Yah,. Mereka tidak sebenarnya ada untukku.
Mereka hanya bayangan2 kosong. Q tak punya teman dekat. Yah,. Q terlalu naïf mengakui
mereka sahabat,tp kenyataannya mereka bukan siapa2.
Q benci dengan semua
orang. Bahkan kesedihanku berubah menjadi sebuah kebencian.
Dan Dia..
Dia yang q suka,dia
yang belakangan ini mengganggu pikiranku, beberapa tahun yang lalu hingga saat
ini pun hanya palsu. Tak pernah dia mengucapkan apapun padaku, sekedar ucapan
yang aku harapkan. Tak pernah sekalipun. Bagaimanapun q melakukan sesuatu yg
beda dihari ulang tahunnya. Dia memang tak pernah menganngapku.
Jangankan dia, orang
yang mengaku menyukaiku,yang q tau dia memang menyukaiku sejak dulu,tp tak
pernah memahami apa yg q butuhkan. Dia hanya sekedar menyukaiku, yah hanya
napsu ingin memilikiku,tanpa bias memahamiku dari waktu yg dia butuhkan untuk
menungguku.
Bukan aku
mengharapkannya,tp itu cermin orang yg hanya mempunyai cinta tak dilandasi
apapun.Aku tak butuh cintanya.