Rabu, 27 Januari 2016

28 januari 2016

Q pikir tahun kemarin adalah mimpi burukku yang terakhir.
Ternyata hari ini terulang kembali. Disaat orang-orang terdekatku melupakan hari yang seharusnya membahagiakan bagiku.

Hari kelahiranku yang dinantikan. Mungkin aku salah,aku terlalu berharap banyak mereka akan mengingatku. Meskipun aku selalu mengingat hari ulang tahun mereka, aku selalu mencoba mengingatnya dihari2 sebelumnya,karna aku takut dihari bahagia mereka aku melupakannya,aku takut membuat sahabatku bersedih. 

Aku takut mereka kecewa, dan karna aku pernah merasakkannya,itu sgt menyecewakan. Aku tk pernah ingin merasakannya lagi. Tp ternyata mereka tidak berfikir demikian padaku. Bahkan tidak ada yg mengucapkannya kepadaku. Hingga detik ini pukul 10.00 wib.
Ya allah, apa aku terlalu berharap terlalu banyak untuk itu. Apa aku harus mencoba kuat seperti biasanya? Aku pun tak ingin mengingat yg dulu, tp semua orang seolah mengingatkanku kembali. Aku ingin berpikir positif pd teman2ku. Tp kenyataannya mereka benar2 lupa dan itu menyakitkan untukku Tuhan.

Atau mungkin q lebih baik tidak pernah tau kapan aku dilahirkan? Jika seperti ini aku selalu bersedih dan menangis.
Aku seperti tak memiliki sahabat ataupun teman dekat.
Mereka hanya mendekatiku ketika mereka butuh aku. Yah,. Mereka tidak sebenarnya ada untukku. Mereka hanya bayangan2 kosong. Q tak punya teman dekat. Yah,. Q terlalu naïf mengakui mereka sahabat,tp kenyataannya mereka bukan siapa2.
Q benci dengan semua orang. Bahkan kesedihanku berubah menjadi sebuah kebencian.

Dan Dia..
Dia yang q suka,dia yang belakangan ini mengganggu pikiranku, beberapa tahun yang lalu hingga saat ini pun hanya palsu. Tak pernah dia mengucapkan apapun padaku, sekedar ucapan yang aku harapkan. Tak pernah sekalipun. Bagaimanapun q melakukan sesuatu yg beda dihari ulang tahunnya. Dia memang tak pernah menganngapku.

Jangankan dia, orang yang mengaku menyukaiku,yang q tau dia memang menyukaiku sejak dulu,tp tak pernah memahami apa yg q butuhkan. Dia hanya sekedar menyukaiku, yah hanya napsu ingin memilikiku,tanpa bias memahamiku dari waktu yg dia butuhkan untuk menungguku.

Bukan aku mengharapkannya,tp itu cermin orang yg hanya mempunyai cinta tak dilandasi apapun.Aku tak butuh cintanya.